Selamat Hari Jadi Kabupaten Maros ke – 64

Aga Kareba…

“Selamat Hari Jadi Kabupaten Maros Ke-64”

Kabupaten Maros sebagai salah satu daerah tingkat II atau penyangga ibukota Provinsi Sulawesi Selatan. Sejak tahun 2012, Maros merayakan hari jadinya di setiap 4 Juli dan baru saja merayakan peringatan hari jadinya yang ke-64 Tahun. Jauh dari sebelumnya Kabupaten Maros adalah salah satu bekas daerah kerajaan di Sulawesi Selatan. Di daerah ini pernah berdiri Kerajaan Marusu’ dengan raja pertama bergelar Karaeng Loe Ri Pakere. Maros memperoleh status sebagai kabupaten pada tanggal 4 Juli 1959 berdasarkan UU No. 29 Tahun 1959. Pada tanggal tersebut juga ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Maros berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Maros Nomor 3 Tahun 2012.

Letaknya yang berbatasan langsung dengan ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar, menjadikan Kabupaten Maros masuk dalam proyek pengembangan Kawasan Metropolitan Mamminasata. Proyek tersebut menguntungkan bagi perkembangan kabupaten yang berpenduduk 391.774 jiwa. Kabupaten ini memiliki luas 1.619,11 kilometer persegi ini, terbagi ke dalam 14 kecamatan. Kabupaten Maros juga memiliki sarana transportasi udara terbesar se-kawasan timur Indonesia, yakni Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin.

Selain itu, Wisata di Maros menawarkan keindahan alam eksotis yang sayang untuk dilewatkan. Maros merupakan salah satu wilayah di Sulawesi Selatan yang memiliki sangat banyak potensi wisata alam. Wisata di Maros sangat beragam, dari air terjun, kawasan karst hingga situs prasejarah. Beberapa wisata di Maros telah populer dan menjadi ikon pariwisata Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.Adapun wisata di Maros yang telah populer antara lain Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Taman Prasejarah Leang-leang, dan Desa Wisata Rammang-rammang. Namun, masih banyak tempat wisata lainnya.

Adapun makanan khas Kabupaten Maros diantaranya Pisang Epe, Bubur Bassang, Mie Titi dan Roti Maros yang dulunya makanan ini diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah. Seiring perkembangan zaman, makanan ini berkembang menjadi produksi industri yang tak terbatas kelas.

#BpkSulsel
#Salamaki’ Tapada Salama